PEREMPUAN BUNGKAM
Assalamualaikum shalihah... Bagaimana kabar hatimu? Masih konsistenkah dengan diam? Masihkah kamu telaten untuk menyebut nama itu dalam do’a akhir shalatmu? Masihkah kamu sabar menunggu? Selama ini aku terbungkam, diam, tak bersuara, melihatnya dari kejauhan sudah sangat cukup rasnya. Ya...memang kita istimewa, kita berbeda, dan kita punya kehormatan yang harus dipelihara. Memang jatuh cinta adalah fitrah setiap manusia di muka bumi ini. Namun, kita sebagai perempuan selayaknya meyadari sepenuhnya bahwa fitrah kita adalah menunggu, dan hak kita adalah menolak. Mereka(laki-laki) memiliki hak sendiri untuk memilih kita, dan kadang datang lalu pergi sesuka hati. Kuakui, diriku sendiri kerap meronta....kerap logikaku memaksa untuk meneriakkan perasaan yang sungguh tumbuh subur ketika kuberikan sedikit saja celah untuk tumbuh. Lalu bagaimana aku seharusnnya? Ingin aku menanyakan pada ia, apa maksudnya? Mengapa? Kenapa harus aku? Apakah aku yang terlalu terbawa perasaan? Kuakui ka...